Image
Image
Image
 
 
User Login

CS-1 (Leni)

CS-2 (Putri)

Redaksi (Vivi)

Syndicate
Who's Online

Image

Image 

 
Snack ala Tradisional Bercitrarasa Modern PDF Print E-mail
Tuesday, 02 August 2011

Image

    Pohong (Jawa), bagi sebagian orang kata pohong ini mungkin tidak banyak yang mengetahuinya. Ketela pohon atau singkong mungkin lebih familier namanya dibandingkan Pohong. Padahal Singkong dan Pohong itu sama saja, karena Pohong itu sebutan untuk Singkong dalam bahasa Jawa. Pohong alias singkong, merupakan salah satu makanan pokok sumber karbohidrat untuk masyarakat

Indonesia. Pengolahan Pohong sendiri sangat banyak ragamnya, mulai dari direbus, digoreng, dikukus, hingga dibakar. Pohong ini dikenal sebagai makanan yang memiliki nilai jual rendah bahkan sering dianggap sebagai makanan ndeso. Padahal Pohong ini memiliki nutrisi yang baik juga untuk tubuh. NAMUN belum lama ini di Semarang, hadir satu gebrakan dari Pohong yang diolah dan disajikan secara modern sehingga memiliki nilai jual tinggi. Dimotori oleh Peter Gunawan dan Else Susilowaty, Pohong menjadi satu sajian yang bercitarasa tinggi dan berkonsep modern yang dikenal dengan nama Royal Pohong.

Usaha Rumahan Makin Kreatif

Image     Royal Pohong ini pada awalnya diolah dalam skala dapur rumahan dan dijual langsung kepada konsumen. Namun karena besarnya animo masyarakat akan Royal Pohong, maka Royal Pohong pun berkembang menjadi sebuah bisnis yang sangat menjanjikan. Muncullah yang dinamakan Mitra Bisnis, konsep Royal Pohong pun menjadi lebih ekslusif. Hanya dalam waktu singkat yaitu 6 bulan, Royal pohong sudah memiliki 15 outlet di semarang dan sekitarnya. Royal Pohong sendiri sudah menjadi makanan yang cukup fenomenal di Semarang. Namun bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya jangan berkecil hati, karena sudah sekitar 5 bulan lalu Royal Pohong telah hadir di Jakarta. Tepatnya di Pusat Jajanan Taman Pondok Labu Lt. Dasar blok B no 18-Jakarta Selatan (sebagai Kantor Pusat Royal Pohong untuk Area Jakarta). Dan selanjutnya akan dibuka lagi outlet Royal Pohong di daerah Cipayung - Lubang Buaya, Jakarta Timur, Bekasi, Bandung dan Bogor. Kedepannya Royal Pohong akan melebarkan sayapnya ke
berbagai daerah di Indonesia.

Royal Pohong Jakarta Sebagai Outlet Percontohan
Image    Kehadiran Royal Pohong ke Jakarta atas kerja keras tiga sekawan asal Jakarta yaitu Adi, Buki dan Yanti. Ketiganya memiliki satu tujuan yang sama dalam hal bisnis kuliner ini. Wajar saja bila mereka menjadi perwakilan Royal Pohong untuk Area Jakarta dan sekitarnya. Yanti khusus menangani riset dan resep, Buki khusus untuk program kemitraan, sedangkan Adi bertanggung jawab semuanya dalam arti kontrol dan yang lainnya yang berkitan dengan Royal Pohong area Jakarta dan sekitarnya harus melalui Adi termasuk urusan media. Saat ditemui di outlet Royal Pohong yang dijadikan sebagai outlet percontohan di Pondok Labu, Adi sedang ditemani oleh Ibunda tercinta Nuk Sri Wahyuni. Pria yang masih bekerja di salah satu perusahaan sipil ini, meluangkan waktunya untuk LeZAT Wira Usaha dan menceritakan perjalanan Royal Pohong hingga sampai ke Jakarta. Pada awalnya, pemilik nama Adi Wahyono ini sudah pernah berbisnis dalam bidang lain seperti bisnis pulsa dan bisnis penyewaan Play Station. Namun sepertinya usaha tersebut belum sejalan dengan perjalanan karir Adi. Hingga akhirnya Adi memutuskan untuk mencari peluang bisnis di internet dan media cetak. Setelah membaca sebuah artikel di salah satu media cetak, tiba-tiba Adi merasa tergugah untuk mencari tahu lebih banyak lagi informasi mengenai artikel tersebut.

              Isi dari artikel tersebut mengenai Royal Pohong, dan Adi langsung jatuh cinta dengan bisnis Royal Pohong tersebut. “Saya memang sedang mencari-cari peluang bisnis tapi yang unik dan kalau bisa belum ada di Jakarta. Setelah saya membaca artikel Royal Pohong itu, tiba-tiba saja saya langsung klik. Selain itu saya termasuk yang sudah tak asing lagi dengan makanan berasal dari Pohong atau singkong ini, tapi melihat tampilan Royal Pohong yang sangat berbeda dengan pohong yang biasa saya konsumsi juga biaya yang dikeluarkan relatif kecil maka saya pun semakin penasaran,” celetuknya. Adi pun langsung mengajak Buki dan Yanti untuk membahas mengenai Royal Pohong ini. Setelah ditemukan kata sepakat maka Adi pun langsung menghubungi owner Royal Pohong Peter Gunawan di Semarang via telepon. Pihak Royal Pohong di Semarang pun sangat ’welcome’ dan menerima pinangan Adi untuk memboyong Royal Pohong ke Jakarta. Prosesnya sendiri menurut Adi tidaklah memakan waktu lama, hanya pada saat Yanti mengikuti pelatihan membuat Royal Pohong yang cukup lama sekitar satu bulan.  “Kami adalah yang pertama membawa Royal Pohong dari Semarang ke Jakarta, sehingga Pak Peter menunjuk kami sebagai outlet percontohan sekaligus perwakilan Royal Pohong untuk area Jakarta dan sekitarnya,” imbuhnya.

Menu Royal Pohong
          Karena sistem kemitraan, sehingga sampai saat ini semua produk Royal Pohong disuplai dari Semarang. Mulai dari bahan baku hingga perlengkapannya. Bahan baku Royal Pohong didatangkan dari Semarang dalam kondisi bahan sudah siap pakai dan frozen. Jenis produk Royal Pohong intinya hanya ada dua jenis yaitu Nugget dan Stick. Sedangkan menunya sangat beragam karena dikombinasi dengan aneka topping yang menarik. 16 LeZAT Edisi Wira Usaha | Volume XXII Profil Pengusaha Pohong (Jawa), bagi sebagian orang kata pohong ini mungkin tidak banyak yang mengetahuinya. Ketela pohon atau singkong mungkin lebih familier namanya dibandingkan Pohong. Padahal Singkong dan Pohong itu sama saja, karena Pohong itu sebutan untuk Singkong dalam bahasa Jawa. Pohong alias singkong, merupakan salah satu makanan pokok sumber karbohidrat untuk masyarakat Indonesia. Pengolahan Pohong sendiri sangat banyak ragamnya, mulai dari direbus, digoreng, dikukus, hingga dibakar. Pohong ini dikenal sebagai makanan yang memiliki nilai jual rendah bahkan sering dianggap sebagai makanan ndeso. Padahal Pohong ini memiliki nutrisi yang baik juga untuk tubuh.
Nugget: Dibuat dari singkong yang dibentuk seukuran nugget lalu diolah secara khusus dan diberi bumbu spesial ala Royal Pohong. Lalu dibalut dengan tepung crispy. Untuk penyajiannya bisa bermacam-macam sesuai topping.
Stick: Dibuat dari singkong dipotong potong seukuran french fries kemudian diberi bumbu stick spesial ala Royal Pohong. Cara penyajiannya dengan digoreng sampai garing lalu ditambahkan bumbu tabur dengan beragam pilihan rasa mulai dari rasa barbeque, sapi panggang, manis pedas, balado, dan keju.

Promosi Brosur dan Test Food

Image    Sejak September 2010 ini, bisnis Royal Pohong yang dilakoni Adi bersama kedua rekannya berjalan cukup mulus. Respon konsumen pun sudah mulai banyak peminatnya, terlebih untuk daerah Pondok Labu. Mulai dari anak-anak sekolah dasar, remaja, mahasiswa, dewasa sampai orangtua. Promosi dilakukan dengan menyebarkan brosur di area outlet dan area sekolah yang dibantu oleh salah satu ponakannya yang masih duduk di sekolah dasar. Awalnya banyak yang bertanya mengenai Royal Pohong. Karena namanya masih terasa asing khususnya bagi masyarakat yang bukan berasal dari Jawa, karena kata pohong berasal dari bahasa Jawa.

           “Apa itu Royal Pohong? Itulah kalimat pertama yang diajukan oleh semua orang yang tidak mengenal jenis makanan ini. lalu saya menjelaskan bahwa Royal pohong ini makanan yang berasal dari singkong, dan untuk rasanya silahkan mencicipinya. Dan ternyata dengan memberikan sample test food sudah mewakili kata-kata,” serunya. Hanya itu yang bisa Adi lakukan, tapi responnya cukup lumayan karena banyak juga dari yang tadinya ajang icip-icip lalu kembali lagi dan membeli Royal Pohong. Saat ini pelanggan Royal Pohong sudah merambah ke sekolah-sekolah dan rumah sakit. Bentuk promosi yang dilakukan selain menyebar brosur juga dari mulut ke mulut. Harga Royal pohong untuk satu porsi mulai dari Rp 3500 sampai Rp 7000, dalam sehari Adi bisa menjual sampai 20 porsi sedangkan jika weekend atau ada pesanan bisa lebih dari itu. “Jika lebih kreatif lagi, untuk pemasaran Royal Pohong ini bisadilakukan dengan menjadikan salah satu menu untuk Arisan, Rapat, dan acara lainnya. Sehingga Royal pohong bisa bekerja sama dengan pihak jasa boga atau catering untuk mempercepat pemasarannya,” tegasnya.

Mitra Usaha Royal Pohong
Image      Meski sudah banyak tersebar di Semarang dan sekitarnya, namun untuk area Jakarta belum begitu banyak mitra usaha Royal Pohong. Sehingga Adi pun membuka pintu lebar-lebar bagi siapa pun yang berminat menjadi mitra usaha Royal Pohong. Buat Adi sendiri yang terpenting punya niat ingin berusaha, maka kedepannya akan mudah. Karena pihak Adi pun akan membantu mulai dari pelatihan, kontrol hingga penentuan lokasi jika diperlukan. “Kami masih mencari Mitra Usaha untuk pengembangan wilayah di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Tangerang, Depok, dan Bekasi. Untuk buget dan informasi lainnya silahkan menghubungi kami, maka kami pun siap membantu Anda,” pungkasnya.

Comments (0)Add Comment

Write comment
You must be logged in to a comment. Please register if you do not have an account yet.

busy
 
Special Offers
Buku
Dvd
Resep Ebook
Rubrikasi
Aneka Tips
Saran Pakar
Profil Pengusaha
Resep Usaha
Seputar Alat dan Mesin
Menu Unik
Liputan Wira Usaha
Artis
Menu Ala Chef
Peluang Usaha
Image
Image
Image
 
Advertisement