Home arrow Aneka Tips arrow Peluang Usaha Membuka Rumah makan ala Padang
Image
Image
Image
 
 
User Login

CS-1 (Leni)

CS-2 (Putri)

Redaksi (Vivi)

Syndicate
Who's Online
We have 1 guest online
Visitors Counter
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday189
mod_vvisit_counterYesterday536
mod_vvisit_counterThis week3573
mod_vvisit_counterThis month9272
mod_vvisit_counterAll216436

Image

Image 

 
Peluang Usaha Membuka Rumah makan ala Padang PDF Print E-mail
Monday, 13 June 2011

Image

    ADA banyak cara menghasilkan suatu usaha yang menjanjikan, salah satunya adalah usaha makanan. Setiap orang pasti akan membutuhkan makanan setiap hari setelah seharian mereka melakukan segala aktifitas yang dijalani. Meskipun sudah banyak usaha rumah makan yang sudah ada disekitar kita dan seringnya kita temui usaha makanan yang menjamur kadang membuat kita tidak percaya diri dalam membuka usaha makanan, dengan keyakinan dan modal usaha yang cukup akan memperlancar usaha yang akan didirikan.

Salah satu jenis usaha makanan yang paling banyak mendapatkan omset penjualan yang tinggi yaitu rumah makan Padang. Padang adalah ibukota propinsi Sumatera Barat yang memiliki kekhasan budaya dan alamnya, selain kekayaan alam yang indah Sumatera Barat juga memiliki makanan khas. Jenis makanan yang beraneka macam membuat menu masakan Padang tidak hanya terkenal di Sumatera saja melainkan sampai ke luar pulau hingga sampai keseluruh nusantara. Contohnya di kota-kota besar di Indonesia mudah sekali kita temui rumah makan masakan Padang dengan interior khas rumah Gadang yang memakai simbol tanduk kerbau. Menurut data sering dijumpai rumah makan Padang yang ditemui di Surabaya dan sekitarnya malah lebih banyak dibandingkan dengan jumlah warteg yang ada. Jenis masakan Padang sangat cocok dengan lidah orang Indonesia meskipun bukan dari orang Minang asli, karena masakan Padang memiliki rasa yang khas dengan bumbu pedas. Rumah makan Padang yang sering kita jumpai yaitu di kawasan kampus, kantor, pusat kota, mal, terminal dll, hal ini akan membuka peluang yang sangat besar.

      Budaya dalam penyajian masakan Padang tak kalah menarik yaitu makanan disajikan pada piring-piring kecil yang ditata sedemikian rupa sehingga nampak dalam meja makan yang berisi dengan makanan. Keberadaan kartu menu pada rumah makan Padang kurang digunakan karena seluruh jenis makanan sudah siap disajikan secara lengkap di meja atau di dipajang dalam etalase pengunjung tinggal memilih makanan yang disukai. Jenis makananmakanan tersebut antara lain rendang, sambal, lalap singkong, ayam pop, sayur nangka, dendeng dll. Pelayan memiliki cara penyajian yang khas dan unik dengan cara
menumpuk piring-piring di atas lengan tangan kanan sambil dibawa menuju meja makan pengunjung dan satu-persatu piringpiring tersebut dipindahkan di atas meja makan. Promosi yang dilakukan untuk memperkenalkan rumah makan ini kepada kalangan masyarakat luas dilakukan dengan berbagai cara yaitu memasang iklan, membuat spanduk, dari mulut ke mulut dan lain sebagainya. Tujuan promosi dilakukan untuk menarik minat pengunjung karena banyaknya pesaing jenis rumah makan Padang yang ada diluar dan menciptakan suasana baru untuk membedakannya. Menciptakan keistimewaan yang berbeda dalam mendirikan usaha rumah makan Padang, mulai dari pelayanan, kenyamanan tempat, rasa, harga dan porsi makanan.

Jenis peluang usaha dalam membuka usaha masakan Padang adalah:
1. PANGSA PASAR, setiap usaha pasti mempunyai pangsa pasar yang dituju untuk kalangan bawah, tengah atau atas. Tetapi kebanyakan usaha rumah makan Padang pangsa pasarnya ditujukkan pada berbagai kalangan.
2. HARGA, banyak cara dalam menentukan harga. Harga merupakan faktor yang menentukan dalam menentukan kelancaran usaha rumah makan. Penentuan harga yang optimal tidak hanya tergantung dari pengeluaran pada saat produksi saja. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menentukkan harga adalah:
- Tetapkan harga yang realistis, jangan menetapkan harga terlalu tinggi atau terlalu rendah supaya produk laku keras.
- Pastikan semua biaya sudah diperhitungkan dengan benar.
- Jangan menaikkan harga jual bila bahan pokok naik.
- Bandingkan harga jual yang ditetapkan dengan harga jual kompetiror.
- Tidak memberikan diskon terlalu banyak dan sering.
- Jangan berfikir bahwa pengunjung lebih suka dengan harga yang terlalu rendah.
3. PROMOSI, adalah suatu usaha bagian pemasaran untuk menginformasikan dan mempengaruhi pengunjung atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi. Berapa pun keuntungan dari hasil penjualan yang anda terima tidak dapat diimbangi dengan promosi yang tepat pada sasaran maka usaha tidak akan berjalan lama. Para pengusaha makanan sangat ingin jika produk yang dibuat bisa diterima dan diketahui oleh konsumennya. Citra yang ingin ditampilkan pada produk yang khas harus bisa disampaikan pada konsumen atau dengan cara pendekatan sehingga konsumen dapat tertarik.
Tujuan promosi adalah:
- Menyebarkan informasi usaha rumah makan pada konsumen.
- Untuk mendapatkan kenaikan penjualan agar tetap stabil.
- Untuk mendapatkan pengunjung-pengunjung baru dan tetap menjaga kesetiaan pengunjung.
- Membedakan dan mengunggulkan produk dibanding dengan produk lain.
4. KEMASAN,
Bagi sebagian besar orang kemasan makanan bukan sekedar hanya untuk “pembungkus” makanan. Sebaiknya kemasan mempunyai fungsi sebagai kesehatan, pengawetan, kemudahan, penyeragaman, promosi dan informasi. Syarat kemasan yang baik adalah: feed grade (tidak beracun), mencegah kontaminasi, memberikan hambatan air dan oksigen, melindungi bau dan warna, bersih, mudah dibuka dan ditutup kembali.
5. LOKASI
, Penentuan lokasi dalam mendirikan suatu usaha sangatlah penting, meskipun pelayanan yang baik dan rasa makanan enak tetapi lokasi tempat usaha tidak sesuai maka akan berakibat usaha tidak akan berjalan lama. Sebaiknya harus benar-benar teliti dalam memilih lokasi, hal-hal yang mempengaruhi dalam pemilihan lokasi adalah:
- Keramaian, yaitu harus memperhatikan keramaian lingkungan disekitarnya contoh kantor, kampus, sekolah, terminal, perumahan dll. Harus bisa memperkirakan jam-jam padat yang sering kita temui saat jam makan siang, malam atau sore hari. Perhatikan juga dengan adanya rumah makan lain yang sudah berdiri lebih dulu di lokasi tersebut.
- Jarak dan akses, kebanyakan lokasi yang ramai cocok untuk membuka usaha jenis apapun, namun kenyataannya tidak selalu seperti itu. Tempat rumah makan yang anda pilih harus mudah diingat, dijangkau dan dikenali sehingga mempermudah pengunjung.
- Ruangan, jenis ruangan rumah makan juga dipilih yang sesuai dengan kebutuhan besar dan lebar ruangan. Digunakan untuk pertimbangan pada saat pemilihan peralatan seperti meja dan kursi makan serta penempatan toilet, wastafel, dapur dan tempat parkir.
- Fasilitas, hal yang perlu dipastikan setelah memilih lokasi apakah fasilitas yang menunjang seperti ketersediaan air dan listrik berjalan dengan baik atau tidak. Jika persediaan air dan listrik sulit didapat akan memperlambat kerja karyawan.
6. ANALISIS USAHA RUMAH MAKAN PADANG,
Beberapa asumsi yang digunakan dalam analisa ini adalah sebagai berikut:
- Masa pakai etalase dan meja display selama 3 tahun
- Masa pakai peralatan masak selama 1 tahun
- Masa pakai peralatan makan selama 1 tahun
- Masa pakai meja dan kursi makan selama 3 tahun
- Belanja bahan-bahan untuk membuat menu yang akan dijual termasuk untuk minuman.
- Pemilik usaha ikut turun langsung dalam kegiatan operasional usaha.

 
Special Offers
Buku
Dvd
Resep Ebook
Rubrikasi
Aneka Tips
Saran Pakar
Profil Pengusaha
Resep Usaha
Seputar Alat dan Mesin
Menu Unik
Liputan Wira Usaha
Artis
Menu Ala Chef
Peluang Usaha
Image
Image
Image
 
Advertisement