Home
EDISI TERBARU

Image 

 
Image
Image
Image
 
 
User Login

CS-1 (Leni)

CS-2 (Putri)

Redaksi (Vivi)

Syndicate
Who's Online

Image

Image 

Image 

 
Potongan Ayam PDF Print E-mail
Saturday, 01 October 2011
Image
JENIS potongan ayam berpengaruh pada jenis masakan. Berikut ada beberapa macam potongan untuk mengolah ayam :

CINCANG
cincang adalah memotong dengan halus, daging ayam yang dicincang biasanya bagian dada tanpa tulang dan kulit.

untuk mencincang daging ayam menggunakan pisau khusus, bagian ujung pisau selalu menempel pada talenan, sedangkan bagian pisau yang lain digunakan untuk menyincang ke seluruh arah dan terus menerus hingga didapat kehalusan yg diinginkan. ayam cincang cocok diolah sebagai baso, bahan isian, tumisan dan lain-lain

POTONG DADU
potong dadu daging ayam dipoton dadu atau kubus dengan ukuran tergantung jenis masakan atau sesuai dengan keinginan anda. potongan ini biasanya digunakan untuk sate, sup tumisan dan lain-lain.

 

SUWIR

Image
suwir adalah mencabik-cabik bahan makanan dengan bantuan jari tangan. daging ayam yang akan disuwir biasanya direbus terlebih dahulu. ayam suwir dapat diolah menjadi abon, soto, tumisan dan bahan isian.

 


MEMARKAN
memarkan yaitu menekan dengan keras bahan makanan dengan menggunakan ulekan atau palu kayu hingga pecah atau memar. daging ayam yang akan dimemarkan biasanya direbus dahulu kemudian dipotong tipis melebar. potongan jenis ini biasanya diolah menjadi empal atau dendeng.

 

BAGIAN AYAM

Image
Ada beberapa jenis bagian anggota badan ayam yang dapat dikonsumsi selain dagingnya yaitu :

 

 

 

 

 

ImageImage

- Paha ayam, kadar lemaknya lebih tinggi sedikit dari pada daging dada ayam dan rasanya lezat.
- Tulang dada ayam, merupakan bahan ideal untuk membuat kaldu.
- Sayap ayam, kadar lemak dan protein lebih tinggi dari pada daging paha ayam, rasanya manis dan paling cocok untuk masak kuah atau digoreng.
- Kaki ayam, kaya mengandung protein dan zat besi, cocok dimasak dengan kecap dan bumbu-bumbu lain untuk dijadikan camilan atau makanan kecil dan juga dapat dijadikan bahan kuah untuk menguatkan badan.
- Hati ayam, kaya mengandung vitamin-vitamin A, B1, B2 dan C serta zat mineral seperti besi, fosfor dan kalsium, bagi mereka yang kurang darah, daya lihatnya kurang baik, hipoplasia, dan badan lemah cocok makan hati ayam.
- Jantung ayam, rasanya lezat, tapi kadar kolesterolnya agak tinggi, maka tidak cocok untuk dikonsumsi orang gemuk, penderita lemak darah tinggi, penyakit pembuluh darah jantung dan tekanan darah tinggi.
- Empela ayam, merupakan bahan makanan yang baik untuk menguatkan lambung dan usus, paling cocok dipanggang atau dimasak dengan kecap dan bumbu-bumbu.
- Usus ayam, sangat gurih, tidak berlemak, merupakan makanan sehat. Usus ayam berkhasiat untuk penyakit beser, beser kemih dan bawasir, lebih-lebih usus ayam jantan lebih tinggi khasiatnya.

 

TEKNIK MEMASAK

Berikut adalah beberapa teknik memasak yang biasanya dilakukan pada ayam:
- Menggoreng : salah satu teknik memasak dalam minyak goreng yang cukup banyak diatas api dengan suhu tinggi atau sedang. Ayam yang digoreng baru diangkat bila sudah mencapai kematangan yang diinginkan. Minyak yang digunakan biasanya terbuat dari sawit dan kelapa. teknik ini biasanya dilakukan pada ayam yang sudah dalam bentuk potongan, sebelum digoreng biasanya ayam dibumbui terlebih dahulu.

- Menumis : teknik memasak ini dengan menggunakan sedikit minyak goreng atau margarin. Hasil dari ayam yang ditumis biasanya akan lebih harum dan sedap. Ayam yang digunakan biasanya berupa potongan kecil atau suwiran.
- Memanggang atau membakar : memanggang yaitu memasak ayam didalam oven hingga matang. Sedangkan membakar yaitu memasak ayam langsung diatas bara api. Bara yang paling sering digunakan yaitu arang dari batok kelapa dan kayu.

- Merebus : yaitu teknik memasak dengan menggunakan air mendidih.
- Mengukus : teknik memasak ini menggunakan uap air yang berasal dari air mendidih. Pengukusan biasanya dilakukan dalam panci kukusan, dandang atau langseng. Ayam yang dikukus sebaiknya dialasi atau dibungkus dengan daun pisang atau kertas aluminium agar sari ayam atau bumbu tidak menetes kebawah.

 

CARA MENGELOLAH AYAM

Diperlukan beberapa tips khusus untuk mengolah ayam agar menghasilkan masakan yang lezat dan sehat, yaitu :
- Daging ayam yang segar adalah daging dari ayam yang telah dipotong selama kurang dari 6 jam. Sebaiknya langsung diolah.
- Cuci daging ayam hingga bersih dibawah air mengalir. Bersihkan semua kotoran yang menempel terutama pada daerah anus.
- Agar bau amisnya hilang, lumuri ayam dengan air jeruk nipis dan sedikit garam. Diamkan selama 10 menit dan cuci kembali dengan air mengalir.

- Jika ayam mengandung banyak lemak, maka buang lapisan lemaknya sebelum dimasak.
- Sebaiknya sebelum dan sesudah mengolah ayam mentah, kita harus mencuci bersih peralatan-peralatan yang dipakai terutama telenan dan pisau dengan air hangat, karena daging ayam mentah merupakan tempat empuk bagi bakteri salmonella bakteri yang berbahaya
- Olah daging ayam dengan suhu minimal 80°c hingga matang agar bakteri jahat mati.
- Pastikan kita memasak ayam dengan matang sempurna sebelum dimakan. Penggunaan api kecil untuk beberapa jenis masakan akan membantu mematangkan daging ayam dengan sempurna. Ikuti petunjuk memasak untuk setiap resep.
- Daging ayam akan terasa lebih nikmat bila diolah dengan benar dan sesuai dengan jenis masakannya :
- Sebaiknya kita tidak memasak hanya sebagian daging ayam dan kemudian menyimpannya untuk diselesaikan nanti, karena ini akan membantu bakteri berkembang biak.
- Untuk ayam yang sudah dibekukan sebaiknya dikeluarkan paling tidak 2-3 jam sebelum memasak dan sebaiknya tidak mencelupkan ayam beku kedalam air.

- Daging ayam tanpa lemak : daging ini banyak digunakan untuk membuat ayam panggang, sup atau soto Daging ayam yang cocok digunakan yaitu daging ayam kampung atau daging ayam jantan.
- Dada ayam paling cocok dimasak menjadi sate karena dagingnya cepat matang dan empuk

 

CARA PENYIMPANAN YANG BAIK

Menyimpan ayam tidak boleh sembarangan, bila dilakukan dengan benar maka akan memperpanjang waktu penyimpanan atau ayam dapat lebih awet namun bila tidak disimpan dengan baik maka ayam akan mudah rusak. Adapun cara menyimpan ayam yaitu :
- Simpan ayam dalam lemari es dalam keadaan ayam sudah dicuci bersih.
- Untuk penyimpanan dalam lemari pendingin dapat bertahan selama 24 jam, sedangkan bila disimpan dalam lemari pembeku atau freezer, daging ayam dapat bertahan selama 1 minggu atau lebih.

- Untuk ayam utuh pisahkan bagian jerohan dengan daging ayam dan buang bagian lemaknya.
- Keringkan daging ayam dengan tisu dapur yang bersih.
- Bungkus dengan plastik (plastic wrap atau plastik kiloan) atau tempatkan di wadah tertutup rapat.
- Untuk ayam yang sudah di potong, sebaiknya dibungkus dengan plastik untuk sekali masak atau dibagi-bagi perporsi.
- Simpan ayam yang sudah dibumbui (marinate) di dalam lemari pendingin dalam wadah tertutup rapat.
- Berikan label dan tanggal penyimpanan 

 
Special Offers
Buku
Dvd
Resep Ebook
Rubrikasi
Aneka Tips
Saran Pakar
Profil Pengusaha
Resep Usaha
Seputar Alat dan Mesin
Menu Unik
Liputan Wira Usaha
Artis
Menu Ala Chef
Peluang Usaha
Image
Image
Image
 
Advertisement