|
Membuat Daging Tiruan Sendiri Lebih Aman & Sehat |
|
|
|
|
Tuesday, 09 March 2010 |
Tren pola hidup sehat atau gaya hidup ala veggie (sebutan populer untuk vegetarian) makin berkibar. Memang mulanya gaya hidup seperti ini hanya dinikmati terbatas oleh kalangan-kalangan tertentu. Namun kini mengalami peningkatan. Bahwa gaya hidup sehat ala veggie, tanpa mengkonsumsi daging ataupun protein hewani makin diminati. Anda yang tidak mengkonsumsi daging hewani, pastinya tidak akan pernah berkecil hati karena masih dapat menikmati daging tiruan atau daging imitasi. Nah, daging tiruan ini dapat dibuat dari berbagai bahan pangan nabati. Dan, salah satu daging tiruan yang populer adalah gluten yang dibuat dari protein gandum seperti
tepung terigu. Banyak pakar kesehatan yang mengungkap, bahwa daging dapat menghasilkan radikal bebas yang dapat membahayakan tubuh sehingga diperlukan zat-zat antioksidan yang terdapat dalam bahan pangan nabati. Jadi sudah jelas bahwa daging tiruan yang terbuat dari bahan pangan nabati kaya akan zat-zat antioksidan yang dapat mengurangi jumlah radikal bebas. Lantas, adakah keunggulan lainnya dari daging tiruan: - Ditinjau dari unsur gizi, daging tiruan berbahan pangan nabati mengandung Perlu diketahui, bahan pangan nabati sangat minim sekali kolesterol. - Pemakaian bahan pangan nabati untuk membuat daging tiruan seperti tepung terigu atau gandum, kacang kedelai, kacang hijau, nangka muda, jamur, dll, harganya lebih terjangkau dan sangat ekonomis. - Pembuatan daging tiruan sendiri jauh lebih aman terhindar dari kuman-kuman penyakit. Begitu juga proses memasaknya lebih cepat matang dan daging tiruan ini dapat bertahan lebih lama. - Anda yang kreatif, jenis hidangan dari hasil olahan daging tiruan dapat divariasikan.
Dalam kamus dapur kali ini, LeZAT mengajak Anda membuat 3 macam daging tiruan yang gampang ditiru dan tidak membutuhkan waktu terlalu lama. Diantaranya daging gluten, hati tiruan dari kacang hijau dan kikil tiruan. Selamat mencoba
|